Tentang Keikhlasan

Ikhlas adalah kata yang mudah diucapkan namun nyatanya sangat sulit diaplikasikan

Menjadi sebuah keniscayaan untuk mengikhlaskan kepergian seseorang ketika kita sudah menyambutnya. Setiap orang yang mengisi hidup kita, mulai dari keluarga, sahabat, teman, pedagang, hingga orang yang hanya kita sapa di jalan pasti memiliki alasan mengapa kita dipertemukan dengannya. Pun setiap hal yang terjadi pada kehidupan kita, hingga kita mencapai titik sejauh ini dalam hidup, pasti semua memiliki alasan.

Tentang kepergian seseorang dalam kehidupan kita, sangat sulit mengikhlaskan, sangat sulit menyadari bahwa semuanya memang benar-benar terjadi. Terlebih orang tersebut memiliki peran yang besar dalam kehidupan kita, Bapak. Bapak selalu mengajari hal-hal baik, aku ingat sekali Bapak selalu mengajarkan untuk menabung, jangan memikirkan uang jajan ya ketika sekolah. Kalau kebanyakan jajan nanti nggak pinter loh, katanya begitu. Lucu memang, tapi prinsip itu terbawa hingga sekarang. Continue reading Tentang Keikhlasan

Senja

Biarkan aku bercerita pada senja yang cahayanya begitu indah. Bercerita dan menatapi langitnya yang indah membuatku lupa akan kesedihan cerita yang aku utarakan. Tentang hidup, memang tak semuanya indah. Ketika kita harus melepaskan sesuatu yang sangat ingin kita pegang erat, di situlah semuanya terasa berat. Sesuatu itu milikku sejak lama, kepribadianku di situ, sosokku bisa dilihat di situ. Namun seseorang datang dan membuatku perlahan merenggangkan pegangannya. Aku harus ikhlas, begitu intinya. Sosokku yang dulu tak begini, namun sekarang aku harus begini. Tak mengapa pikirku, toh hidup ini untuk belajar, bukan untuk menumbuhkan egois.

Akupun mengakhiri ceritaku pada senja.

 

Best spot on the spring

Artikel kali ini, saya tulis berdasarkan referensi dari pengalaman hidup saya yang sudah melewati dua musim semi di Seoul, yap ga kerasa ya sudah dua spring saya lewati. Di negara yang memiliki empat musim seperti Seoul, spring merupakan salah satu musim yang paling indah karena adanya bunga bunga yang bermekaran. Selain itu, udaranya pun cool-warm, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, sangat cocok dijadikan waktu untuk berpiknik, sure ! So, ini adalah tempat-tempat yang paling banyak dikunjungi orang saat spring:

*Yeouido Park atau Taman Yeouido merupakan salah satu tempat rekreasi yang berada di pusat Seoul. Biasanya yeouido park ini digunakan sebagai tempat bersepeda dan ber roller-skating. Mengapa yeouido park terkenal banget saat spring ????  karena ada festival cherry blossom, yap benar. Itu yang membuat taman ini terkenal. Setiap tahunnya, sekitar bulan maret-april, taman ini selalu ramai pengunjung, entah itu untuk piknik, bersepeda, atau pun sekadar jalan-jalan bersama pasangan ataupun keluarga.

KakaoTalk_20150413_012548864
Yeouido Park ramai pengunjung
picnic yeoido2
Piknik bersama KKI

Selain indahnya cherry blossom, di taman yeouido ini kita juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukkan secara cuma-cuma, entah itu penyanyi, pesulap, ataupun pertunjukkan lainnya

Untuk dapat ke sini, kamu bisa menggunakan seoul subway line 5 (yeouinaru station) exit 1 dan jalan sekitar 10 menit ke arah SBS TV station. Atau bisa juga mengambil pemberhentian di yeouido station exit 3 dan jalan sekitar 5 menit ke arah national assembly building. Selamat mencoba !

*Namsangol Hanok Village, ini adalah sebuah area buatan tradisional di tengah kemodernannya kota Seoul, hihihi. Jadi daerah ini sengaja dibuat dan didesain seperti kondisi Korea di masa lalu. Di dalamnya terdapat rumah-rumah tradisional yang mencerminkan kondisi sosial di masa lalu, ada rumah untuk rakyat biasa, untuk kalangan atas, dan rumah untuk memasak atau untuk menyimpan bahan makanan. Selain itu, juga ditunjukkan permainan-permainan tradisional Korea. Ketika musim semi, bunga-bunga yang bermekaran akan menambah indah pemandangan.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
Salah satu rumah tradisional korea

Continue reading Best spot on the spring

Strolling around campus: Kookmin Univ

Hari itu, tepatnya tanggal 3 Maret 2015 saya diajak berkeliling oleh salah satu sunbae saya. Namanya chideuk, tapi dia adalah pengecualian karena dia bukan sunbae tapi oppa (intinya dia nggak mau dipanggil sunbae, kekeuh maunya dipanggil oppa), baiklah oppa! Jadi pada hari itu, saya sangat berterimakasih kepada chideuk oppa, mulai dari pagi dia sudah mengantarkan saya ke rumah sakit untuk cek tuberculosis sebagai syarat untuk tinggal di dorm. Setelah itu, kami ke kantor imigrasi untuk mengurus alien card. Masyaallah baik sekali chideuk oppa ini, saya dianter ke mana-mana dan baik banget orangnya. Jadi ada kejadian lucu pas di kantor imigrasi, ceritanya waktu itu antrian sangat panjang, jadi pas kita udah ngambil nomor antrian, kita memutuskan buat main gunting, batu, kertas, dan yang kalah harus terima buat dijitak kkkkk ohiya permainan seperti ini memang sangat popular di Korea, daaan saking keasikannya main, kami sampai ga dengar kalo dipanggil, dan pas kita sadar dan ngecek nomor antrian eh ternyata kita udah kelewat beberapa nomor kkkkkk, makin dijitak deh saya. Continue reading Strolling around campus: Kookmin Univ

Welcome, Day 2!

Hari ke-2 di Korea saya gunakan untuk belanja keperluan rumah tangga (tapi belum berkeluarga kok) untuk di dorm, dan sekedar jalan jalan ke tempat yang mmhh lumayan terkenal. Saya dan teman Korea saya (kami bertemu saat di ITB, waktu di ITB saya jadi LO nya dia), kami jalan-jalan ke Gwangjang Market. Gwangjang market merupakan salah satu pasar yang cukup terkenal di Seoul, rata-rata turis yang berkunjung ke Seoul, pasti menyempatkan diri untuk mampir ke Gwangjang market. Di pasar itu, kita bisa menemukan berbagai jajanan pasar dan makanan tradisional korea. Tidak hanya itu, bahan tekstil dan baju tradisional korea pun bisa kita temui di sana. Saya dan Dongwoo memilih untuk makan toppokki karena hanya itu yang paling aman. Selebihnya mmmhh pasti ada campuran pork nya. Memang bukan hal yang mudah untuk menemukan makanan halal di sini. Jadi sebisa mungkin adalah menghindari. Continue reading Welcome, Day 2!

Welcome, Day 1!

Setelah bertahun tahun blog ini terdampar, akhirnya saya kembali menemukan semangat buat menulis kkk (bukannya nulis thesis, ini malah nulis blog). Yap, sebenarnya sudah lama ingin menulis tapi karena banyaknya halangan dan rintangan (baca: kerjaan lab) jadi selalu terhambat buat surfing di wordpress lagi. Saya akan mencoba menulis tentang pengalaman saya pertama kali ke Korea (btw ini sudah satu tahun lebih kkkk) tapi baru mau nulis sekarang. semoga masih inget ya tentang memori satu tahun ke belakang. Continue reading Welcome, Day 1!